Fakultas Tarbiyah

Visi
“Tahun 2030 menjadikan Fakultas Tarbiyah yang menghasilkan calon guru/tenaga pendidik profesional dan berkualitas dengan penguasaan keilmuan pendidikan Islam dan keguruan secara teoritis maupun praktis, berwawasan luas, beriman dan bertaqwa serta menjunjung tinggi nilai-nilai keIslaman.”

Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang berbasis pada azas manfaat dan mutu agar menghasilkan lulusan yang mampu bertanggung jawab kepada diri sendiri, masyarakat dan Allah SWT.
2. Mengembangkan sumber daya manusia dalam rangka pembentukan kompetensi dan profesionalitas.
3. Mengembangkan ilmu-ilmu pendidikan Islam dan keguruan yang berwawasan agama dan sains secara integratif, teoritis maupun praktis dalam konteks ruang dan waktu, masa kini dan masa yang akan datang.
4. Meningkatkan citra mahasiswa sebagai insan akademik yang mempunyai kualitas iman dan taqwa.
5. Meningkatkan kualitas layanan administrasi terhadap mahasiswa.
6. Mengadakan kerjasama dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah, dalam upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Tujuan
1. Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan akademik dalam ilmu pendidikan Islam yang profesional dan kompetitif.
2. Menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan dan mengaplikasikan khazanah ilmu pendidikan agama Islam, seni dan budaya Islami secara tepat.
3. Menghasilkan lulusan yang memiliki integritas moral dan kepribadian yang utuh dalam melaksanakan pendidikan masyarakat.

1. Sejarah Berdirinya Fakultas Tarbiyah
Untuk menelusuri awal lahirnya Fakultas Tarbiyah IAIB Serang, berarti tidak terlepas dari keberadaan IAIB itu sendiri sebagai lembaga dan institusi tertinggi yang menaungi lembaga-lembaga yang berada di bawahnya dan salah satunya adalah Fakultas Tarbiyah. Keberadaan IAIB diawali oleh berdirinya Akademi Ilmu Al-Qur’an (AIQ)  pada tahun 1970 dan pada tahun 1985 berubah status menjadi Perguruan Tinggi Islam Banten (PTIB) berdasarkan SK Yayasan Ulumul Qur’an No. 023/YUQ/Kpst/Ket/III/85. Maka seiring dengan perubahan status inilah secara resmi pula berdirinya Fakultas Tarbiyah berdasarkan Peraturan pemerintah melalui Keputusan Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (Kopertais) Jawa Barat No. 01/1987 tanggal 1 Februari 1987 tentang izin operasional Fakultas Tarbiyah.

Keberadaan PTIB sebagai lembaga yang menaungi Fakultas Tarbiyah tidak berlangsung lama karena beberapa tahun kemudian tepatnya tahun 1988 berubah menjadi Institut Agama Islam Banten (IAIB) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI (KMA) No 44/1988, maka dengan landasan ini keberadaan IAIB melangkah lebih maju karena statusnya bukan lagi Perguruan Tinggi (PT) namun sudah menjadi Institut yang membawahi banyak fakultas diantaranya adalah Fakultas Tarbiyah. Oleh karenanya secara yuridis formal keberadaan Fakultas Tarbiyah semakin mempunyai arti. Hal ini bisa terlihat dari beberapa keputusan pemerintah sebagai berikut :
1. Keputusan Menteri Agama RI (dimasa H. Munawir Syadzali) No 117 tahun 1989, tanggal 29 Mei 1989, tentang pemberian status “terdaftar program Starata Satu (S1) Fakultas Tarbiyah jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI).
2. Keputusan Menteri Agama RI (dimasa dr. H. Tarmizi Taher) No 147, tanggal 7 Juni 1994, tentang pemberian status “diakui”  Fakultas Tarbiyah  Prodi PAI.
3. Status diakui Fakultas Tarbiyah prodi PAI ditetapkan kembali oleh SK Dirjen Pembinaan Kelembagaan Departemen Agama RI No E/22/1998) pada tanggal 9 Februari 1999.
4. Melalui akreditasi nasional, program studi PAI Fakultas Tarbiyah mendapatkan nilai “B” yang terjadi di tahun 2000 sebagaimana tertuang dalam SK BAN-PT No. 006/BAN-PT/AK-IV/V/2000) tanggal 29 Mei 2000. Tentu saja dengan diperolehnya status ini sangat menggembirakan bagi semua pihak khususnya bagi IAIB dan Fakultas Tarbiyah itu sendiri.
5. Perkembangan selanjutnya Fakultas Tarbiyah mendapat izin untuk membuka program D2 PGSD/MI yang ditetapkan dengan SK Kopertais wilayah II Jawa Barat dan Banten No. 005/Kop/II/S/2003, dan pada tahun 2005-2006 dilanjutkan dengan membuka program Akta IV untuk S1 Non Kependidikan. Perlu diketahui bahwa keberadaan Fakultas Tarbiyah saat itu hanya dimiliki oleh PTIB/IAIB sekalipun perguruan tinggi lain telah hadir sebelumnya seperti IAIN Serang (cabang IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta) namun hanya memiliki Fakultas Syari’ah saja.
6. Program Studi PAI mendapat perpanjangan izin penyelenggaraan melalui SK Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama RI No DJ.I/385/2008 tanggal 27 Oktober 2008. Dalam perjalanan selanjutnya, Fakultas Tarbiyah mengalami penurunan nilai setelah diakreditasi oleh BAN-PT pada tahun 2013 yaitu mendapat nilai “C” sebagaimana SK BAN-PT No 010/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/I/2013. Sudah barang tentu penurunan nilai akreditasi ini merupakan sebuah keprihatinan.
7. Pada tahun 2015 Program Studi PAI mendapat perpanjangan izin penyelenggaraan kembali melalui SK Dirjen Pendidikan Islam Departemen Agama RI No 3244 tanggal 8 Juni 2015.
8. Lima tahun kemudian yaitu pada tahun 2020 akreditasi prodi PAI Fakultas Tarbiyah meraih kembali nilai “B”, sebagaimana yang dituangkan dalam SK BAN-PT No 7864/SK/BAN-PT/Akred/S/I/2020, tanggal 1 Desember 2020.
9. Langkah berikutnya, dalam rangka merespon animo masyarakat kami mencoba untuk melangkah lebih maju dengan mengajukan permohonan untuk membuka program studi (Prodi) baru yaitu Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang saat ini masih dalam proses dan Insya Allah mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama prodi ini dapat terealisasi sesuai dengan yang diharapkan. Adapun permohonan tersebut telah dibuat oleh Rektor IAIB ditujukan ke Dirjen Pendis dan surat rekomendasi dari Kopertais wil I DKI dan Banten.

2. Unsur Pimpinan dan Dosen Fakultas Tarbiyah
Masa PTIB
Tahun 1985 sd 1991(SK YUQ 01/B.1/1985Tahun 1985 sd 1991(SK YUQ 01/B.1/1985
–  Dekan                                      : Drs. Hasan Basri Sj.
–  Pembantu Dekan (PD) I           : Drs. M. Nur Syam’un
–  Pembantu Dekan (PD)  II         : Drs. A. Mabsuthi Syab
–  Pembantu Dekan (PD) III         : Drs. Adung Abdul Mukti
– Tata Usaha (TU)                       : Drs. Ade Syam’un

Masa IAIB
Tahun 1991 sd 1995 (SK 013/YUQ/Kpts/IV/91, tgl. 30 April 1991)
–  Dekan                                       : Dra. Hj. Hayatinufus Z.
–  Pembantu Dekan (PD) I            : Drs. M.A. Djazimi
–  Pembantu Dekan (PD) II           : Drs. M. Nur Syam’un
–  Pembantu Dekan (PD) III         : Drs. A. Abdul Mukti
–  Tata Usaha (TU)                      : Drs. A. Sugiri
–  Kasubag Akademik & Kmahass  : Drs. Ahmad Nafis
–  Kabag Umum & Perlengkapan : H. Rodani, B.A.
–  Ketua Jurusan                          : Drs. M.A. Djazimi.

Tahun 1995 sd 2003 (SK YUQ No 49/A-I/YUQ/SK/X/1995)
–  Dekan                                       : Drs. H.MA. Djazimi
–  Pembantu Dekan (PD I)             : Drs. H.M. Nur Syam’un
–  Pembantu Dekan (PD II)           : Drs. M. Syamsuddin, M.Ag.
–  Pembantu Dekan (PD III)          : Drs. A. Nafis Bahaf
–  Kabag Tata Usaha                     : Drs. Syihabuddin F.
–  Kasubag Akademik                   : Muhammad Afif
–  Kasubag Umum                        : Muhibuddin, S.Sos.
–  Ketua Jurusan PAI                    : Drs. H.M. Nur Syam’un
–  Ketua Jurusan Bahasa Arab     : Drs. H.A. Syafe’i, AN.

Tahun 2003 sd 2010 (SK YUQ No 03/A-I/YUQ/SK/VIII/2003)
–  Dekan                                        : Drs. H.M. Athoullah Ahmad, M.A.
–  Wakil Dekan                             : Drs. H. Adung Abdul Mukti
–  Ketua Prodi PAI & D2 PGMI   : Dra. Tatu Hilaliyah, M.Pd.
–  TU Fakultas                               : Rebudin Salim, S.Ag, M.Pd.

Tahun 2010 sd 2013 (SK YUQ No 13/A-I/YUQ/SK/IX/2010)
–  Dekan                                       : Drs H.M.A. Djazimi, M.Pd.
–  Wadek Bid. Akademik              : Dra Hj. Eti Fatiroh, M.S.I.
–  Wadek Bid. Kemahasiswaan     : Drs. H.A. Nafis Bahaf, M.M.
–  Ketua Prodi/Jurusan                 : Dra. Hj. Aan Aisyah, M.Pd.
–  Tata Usaha (TU) Fakultas         : Rebudin Salim, S.Ag., M.Pd.

Tahun 2013 sd 2020 (SK YUQ No 01/A-I/SK/YUQ/III/2013)
– Dekan                                       : H.M. Shobri Fayumi, Lc. M.S.I.
– Wakil Dekan                             : Dra. Hj. Aan Aisyah, M.Pd.
–  Ketua Prodi/Jurusan                 : A. Sahaluddin, S.Ag, M.Pd.
–  Tata Usaha (TU) Fakultas          : Ofik Taufiqurrahman, S.Pd.I, M.Pd.

Tahun 2021–2024
–  Dekan                                       : Dr. H. M. Shobri Fayumi, Lc, M.S.I.
–  Wakil Dekan                             : Ofik Taufiqurrahman, S.Pd.I, M.Pd.
–  Ketua Prodi/Jurusan                 : Syihabuddin, S.Ag., M.Pd.
–  Tata Usaha (TU) Fakultas         : Imron Nurhadi S.Or., M.Pd.
(SK Rektor IAIB No. 072/A.1/SK/IAIB/II/2021/Dekan & Wadek)
(SK Rektor No 072/A.1/SK/IAIB/II2021/Ka Prodi)
(SK Rektor No 091/A.1/SK/IAIB/III2021/Kasubag TU)

3. Unsur Dosen Fakultas Tarbiyah
Ketika belum adanya peraturan pemerintah tentang persyaratan dan ketentuan bagi seorang dosen, Fakultas Tarbiyah diisi oleh dosen-dosen yang memiliki jenjang pendidikan mayoritas bergelar S1. Namun setelah terbitnya peraturan pemerintah UU No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, tanggal 30 Desember 2005, dan PP No 37 tahun 2009 tentang Dosen, tanggal 26 Mei 2009. Kini Fakultas Tarbiyah memiliki dosen berjumlah 22 orang dengan rincian sebagai berikut :

  • Dosen tetap 15 orang (S2: 14 orang, S3: 1 orang, dan dosen ber NIDN delapan orang).
  • Dosen tidak tetap 7 orang (S3: 1 orang, kandidat doctor 1 orang dan S2: 5 orang).

4. Pengembangan Fakultas Tarbiyah Kelas Fillial
Dengan tidak bermaksud berbangga diri, keberadaan Fakultas Tarbiyah IAIB Serang adalah satu-satunya fakultas yang menjadi favorit di bawah naungan perguruan tinggi swasta lebih-lebih ketika itu di wilayah Kabupaten Serang belum ada pergruan tinggi yang memiliki Fakultas Tarbiyah, sehingga hampir dipastikan yang berprofesi sebagai guru atau ingin menjadi pendidik mereka melanjutkan kuliah di IAIB Fakultas Tarbiyah, karena saat itu di IAIN sendiri baru ada Fakultas Syari’ah. Kegandrungan inilah sehingga dengan mudahnya IAIB (Fakultas Tarbiyah) membuka kelas fillial di berbagai tempat sebagai respon positif terhadap animo masyarakat yang ingin melanjutkan kuliah dengan latar belakang seorang tenaga pendidik.

Memang secara kelembagaan, kerjasama (MoU) kelas filial ini ditandatangani oleh Institut dan pihak yayasan yang menyelenggarakan, dengan tujuan dan harapan semoga kehadiran IAIB yang berada disetiap daerah bisa menyerap mahasiswa sebanyak-banyaknya untuk memudahkan mereka melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi dan dapat memasuki di setiap fakultas yang ada di IAIB. Namun kenyataannya hanya Fakultas Tarbiyah (Prodi PAI) saja yang diminati oleh masyarakat. Oleh karenannya untuk memperjelas data serta gambaran kelas-kelas fillial itu kami rangkum sebagai catatan perkembangan Fakultas Tarbiyah dari masa ke masa sebagai berikut:
1. IAIB (Fakultas Tarbiyah) kelas Anyer tahun 1998 – 2014, dan diperbaharui dengan MoU  No 05/A-1/BI/X/06  tanggal 14 Oktober 2006/21 Ramadhan 1427 H. (Koord: H.A. Sanusi Firdaus)
2. IAIB (Fakultas Tarbiyah) kelas Ciwandan tahun 2006 – 2014 (Koord. Drs. Bahri Syamsu)
3. IAIB (Fakultas Tarbiyah) kelas Cilegon/Al-Inayah tahun 2006 – 2014 : MoU No 076/B/YPA/X/06, tanggal 14 Oktober 2006/21 Ramadhan 1427 H (Koord. H. Abu Nasor, M.S.I.)
4. IAIB (Fakultas Tarbiyah) kelas Pulo Ampel : tahun 2003 – 2014, M.oU No 026/YNI- 02/XKII/2003, tanggal 23 Desember 2003 (Koord. Drs. Jahidi, Drs. Damanhuri dan Tajwizi S.Pd.I)
5. IAIB (Fakultas Tarbiyah) kelas Sidayu tahun 2006, MoU No 015/E/YroAd/X/06, tanggal 14 Oktober 2006/21 Ramadhan 1427 (Koord. Usman Mustofa, S.Ag., M.Ag.)
6. IAIB (Fakultas Tarbiyah) kelas Cikande tahun 2006 – 2014, MoU No 024/3.00/YHF/X/06, tanggal 14 Oktober 2006/21 Ramadhan 1427 H (Koord. Drs. H. A. Dahlan Ali)

Jika dikalkulasikan basis mahasiswa berdasarkan daerah, maka Fakultas Tarbiyah sudah masuk kelas nasional/nusantara, artinya bukan hanya sebatas di wilayah Kabupaten Serang atau Banten saja, namun diisi dari berbagai daerah di tanah air, seperti dari Kalimantan, Sumatera dan lain-lain. Mereka itu adalah para pendatang yang sambil mengadukan nasibnya bekerja di berbagai perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Serang, Cilegon, Tangerang dan DKI.

Perkembangan kelas fillial ini mengalami hambatan setelah memasuki tahun 2015-an, dimana saat itu terkendala dengan adanya aturan pemerintah tidak membolehkan membuka kelas jauh, padahal jika mau jujur kenyataan di lapangan cukup banyak perguruan tinggi (khususnya swasta) dan bahkan yang milik pemerintah pun bertumbuhan dimana-mana. Namun IAIB sebagai lembaga pendidikan resmi mentaati dan mematuhi aturan yang ada yaitu dengan tidak lagi memperpanjang/melanjutkan kelas fillial tersebut. Adapun peraturan tersebut ialah Surat Edaran Dirjen Pendis No : DJ.1/PP.00.9/1325a/2007, tanggal 27 Desember 2007 tentang larangan Kelas Jauh.

5. Jumlah Mahasiswa dan Lulusan/Alumni
a. Keadaan dan Jumlah Mahasiswa dari masa-kemasa
Keadaan mahasiswa baik di saat awal kelahiran Fakultas Tarbiyah maupun selama berlangsungnya roda dan kegiatan perkuliahn sangat menggembirakan karena respon  masyarakat sangat positif, di samping faktor lain yang menunjang adalah belum ada perguruan tinggi yang memiliki Faktultas Tarbiyah kecuali IAIB Serang. Namun seiring dengan perkembangan masa di mana perguruan tinggi swasta baik yang umum maupun yang agama (lebih-lebih) ketika Banten sudah menjadi Provinsi sejumlah perguruan tinggi saling bermunculan dan tumbuh bak jamur di musim hujan, sehingga dapat berpengaruh terhadap perkembangan dan perolehan mahasiswa, dan akhirnya Fakultas Tarbiyah pun terkena imbasnya bahkan sangat memprihatinkan, atau kalah saing dengan perguruan tinggi lainnya yang sejenis dalam menjual program atau kiat-kiat yang berpengaruh positif terhadap Fakultas Tarbiyah IAIB itu sendiri. Adapun perkembangan keadaan mahasiswa Fakultas Tarbiyah, kami tampilkan dalam bentuk grafik dimulai dari tahun 2010 karena kami mengaggap sebelum tahun 2010 Fakultas Tarbiyah mengalami masa kejayaannya.

b. Keadaan Lulusan/Alumni
Di saat Fakultas Tarbiyah meraih kemajuan yang signifikan hampir dipastikan dalam setahun sekali diadakan wisuda sarjana, artinya bahwa lulusan/alumni yang dikeluarkan oleh Fakulas Tarbiyah selalu tepat waktu seiring dengan kelulusannya hingga kini jumlah alumni tersebut sebanyak 2.693 orang termasuk lulusan PGMI/PGSD. Namun belakangan ini kondisi kelulusan/alumni yang dihasilkan oleh Fakultas Tarbiyah mengikuti arus perkembangan perolehan mahasiswa yang mendaftar dan masuk. Sekalipun demikian, sangat bersyukur bahwa lulusan/alumni Fakultas Tarbiyah, mereka dapat tempat di tengah-tengah masyarakat, yaitu dapat berkiprah di berbagai kalangan sesuai dengan kemampuan masing-masing yang dimilikinya, baik di pemerintahan sebagai pegawai negeri/swasta, di perusahaan, di lembaga-lembaga pendidikan, dan paling tidak mereka berkiprah sebagai tokoh masyarakat yang dapat mengembangkan ilmunya di lingkungan mereka berada.

Scroll to Top